Banyak Kisah Yang Terukir Pada John Hendy Di Gelaran HIN Final Jakarta 2016

Dulurs…

Aku ga tau dari mana harus memulai kisah, karena kisahnya buanyaaaakk banget, begitu berkesan dan sepertinya tidak akan akuuuu lupakan. Sungguh deh menghadiri undangan dari HIN langsung untuk menjadi salah satu bagian dari gelaran tersebut membuatku menjadi seneeeeng banget dan oh my God deh pokoknya. Secara rinci aku akan jelaskan dengan lumayan seksama di bawah ini, emmm begini toh rasanya jadi artis, hahahaha…..

image

Setelah tiba di jakarta aku dari pasar senen diarahkan untuk mendatangi hotel aston marina untuk sarapan, mandi dan rehat sejenak sebelum memulai perang.

image

Ternyata eh ternyata tanpa penjelasan khusus apa yang harus aku lakukan, aku langsung dikondisikan untuk mengatur segala sesuatu apa yang dibutuhkan dan diinginkan model, beehh lak yo seneng seh aku. Awalnya emang seneng ternyata ribet banget ngatur wanita-wanita yang profesinya model apalagi ini jumlahnya sampai puluhan model, haduh sumpah deh tulang di badan berasa abis dipresto, loyo semua coy. But its oke i am so happy. Apa sajakah yang aku lakukan? Ya mulai dari mengabsen, briefing, membagi kostum, membagi makan, menuruti ini itu, mengkoordinir spot mana aja yang akan dijadikan lokasi foto, mengawasi juga merolling untuk bergantian dengan model lainnya. Karena model yang ada sekitar 30 orang, kan pasti ga bisa kalau disebar semuanya secara langsung, harus dibagi 4 kali sesi. Mumet pol gans!!

image

Enak tapi pusing itulah yang aku rasakan ketika menjadi kordinator model. Apalagi di awal kisah, tanpa penjelasan terlebih dahulu, untung aku pinter instingku main langsung merespon bagaimana cara memperlakukan para wanita.
Kerja di event itu memang susah-susah gampang, tidur kurang tapi makan kebanyakan. Meskipun ngantuk pol tapi baru bisa merem sekitar pukul 2 dini hari dan padahal pingin bangun agak siangan tapi pasti terbangun di jam 6 pagi. Begitulah seterusnya berulang di hari jumat sabtu minggu.

Sebagai kordinator aku hampir kehilangan waktu untuk menjepret, wah ya bisa susah ini entar blog kosong ga ada isinya donk. Untunglah aku hebat, aku mencoba menyempatkan dengan mengatur waktu sebagus mungkin untuk mengatur model dan menjepretnya. Behh komat-kamit lan montang-manting aku gans… ritual wajib aja sampai tidak kober aku lakukan padahal semua model ada di genggaman gua.

Wiz iki wae lah, padahal banyak cantik tapi aku tidak bisa berfoto bareng. 😭😭😭

image

image

image

image

Ada sesuatu yang sangat bikin aku bangga, ternyata aku terkenal di jakarta. Banyak pengunjung HIN baik fotografer ataupun cuma penikmat acara biasa yang menyapaku, “bang john hendy ya?” Rata-rata seperti itu ucapan mereka. Wow!!! Dengan terkejut aku berkata, “iya betul tau dari mana ya?”. “Blog abang sangat terkenal disini, selamat ya bang uda diajak HIN gabung”. Eh busseet ternyata mereka menyimak artikel dan kisah hidupku dari awal, berarti mereka pinter sebab kisah di artikel-artikelku selama ini sungguh orisinil dan menyayat. Hmmm berasa artis deh!! Di hari pertama sekitar 7 orang yang menyapa, sedangkan di hari kedua membludak jumlahnya karena ada yang datang berombongan dan semuanya pembaca setia blog gua, hahaha edyaann!!! Ada pula yang nyeletuk, “si bos galeri tipis-tipis nih.” Asli deh sebenarnya banyak sekali fansku di indonesia ini andai saja aku tau. Hehehe sombong sek ah. 😜 Berarti bener popularitasku diatas rata-rata blogger kebanyakan. Hihihi…

Dan sebagai pemberitahuan saja bahwa ketika gelaran Hot Import Night yang diadakan di Econvention Ancol ini pada tanggal 26&27 november 2016 juga dibarengi dengan adanya pasar vape se-DKI jakarta. Kenapa aku menjelaskan ini, karena uap dari pembuangan vapor seolah-olah tampak seperti kabut asap hasil kebakaran hutan membuat penglihatan terbatas, pernafasan sesak dan hasil foto terkesan buram seakan sedang melakukan foto di kebakaran hutan riau.

image
Pemandangan hari jumatnya, peserta belum loading

image
Pemandangan hari sabtu dan minggu, kebakaran hutan

Itulah perbedaan penampakannya…
Semua hasil foto tampak buram meskipun sudah maksimal dan pro cara penjepretannya. So sorry ya gans if nanti hasil fotonya tampak abu-abu semua.

Juga perlu diketahui bahwa tidak semua model hadir, kebanyakan yang tidak hadir adalah model top jakarta yang pernah menjadi pengisi di majalah dewasa. Dari 45 nama, hari sabtu cuma 32 model dan di hari minggunya malah turun lagi jadi 24 model, hmmm sedih. Jadi banyak request dari pembaca yang tidak bisa terpenuhi, dan harapanku juga mbleset. Meskipun model lokal tapi ga kalah oke kok.

Gud Lhaq fo mi…

Enjoyit…



Posted from WordPress for Asus Zenfone 2 Laser 4G/LTE

Iklan

12 tanggapan untuk “Banyak Kisah Yang Terukir Pada John Hendy Di Gelaran HIN Final Jakarta 2016”

  1. semangat caaak ojo lali profesi asal… pokoke tunggu arahan bang jon hendi rolling… modele manut wae hehehe btw model sing anting bunder kui jenenge sapa bang? bodyne mantep request fotone akeh yaaaa

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s