Bondo Nekat, Oli Diesel Toyota Motor Oil Untuk Roda Dua, Buat Motor Kok Cobak-cobak

Dulurs…

Bondo nekat pol gans because ga ada referensi tentang bagaimana baik atau buruknya oli diesel ini untuk motor manual. Mungkin banyak sih referensi tentang oli diesel yang dituangkan pada mesin kendaraan roda dua, tapi jenis olinya kalau ga fastron ya meditran, sama sekali tidak menyebutkan nama toyota motor oil. Dan alhasil gua ikut-ikutan tengilnya jaman, pakai oli diesel buat motor gua yang byson untuk pertama kali.

TMO Lubricant diesel, SAE 15W-40

Pertama waktu beli di toko onderdil mobil langganan gua dan juga deket rumah, gua sih mintanya fastron ungu sebagaimana yang sudah banyak kawan menggunakan, tapi katanya penjual stok lagi kosong, terus ditawarin oli diesel toyota ini, katanya sih sama aja, terus gua juga ogah pikir panjang jadi yaa bungkus aja. Yaa namanya aja coba-coba, semoga aja tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diharapkan kedepannya.

Sorenya dituang dan beberapa jam kemudian riding ke tulungagung, padahal sama sekali sebelumnya ga ada pengalaman riding dengan oli diesel, dan kali ini sekali coba langsung gas jauh.. Dan alhasil sepertinya aman aman saja.

Perbedaan dibanding dengan oli yang gua gunakan sebelumnya yaitu enduro racing, hmm ga begitu signifikan deh rasanya. Byson gua ya tetep gitu gitu aja hehehe….
Tanpa ganti filter oli deh, dan pergantian oli lagi selanjutnya tetap aja seperti sebelumnya yaitu 2000km. Eh iya lupa, warna oli ini coklat dan aromanya ga jauh beda dengan spiritus, begitu menyengat. Hmmm kenapa ya bisa begitu, apa karena mengandung zat untuk melunturkan kerak di dinding mesin ya..

Setelah 2000km selanjutnya saat pergantian dilihat hasil oli buangannya, kalau oke sih beli oli ini lagi hehe…

Gud Lhaq…

CSDTK

Menatap masa lalu

 

Posted from WordPress for Asus Zenfone 2 Laser 4G/LTE

Penulis: John_Hendy

John Hendy of Mars

14 tanggapan untuk “Bondo Nekat, Oli Diesel Toyota Motor Oil Untuk Roda Dua, Buat Motor Kok Cobak-cobak”

  1. Pernah bca2 ktnya sblm ganti musti di tap dulu, om. Jd diisi oli diesel, dinyalakan mesin sbntar, trus ditap untk dibuang. Baru diisi lg dg oli diesel. Krg lbh gt. Lupa2 inget sayanya…hehehe

    Suka

  2. Wah, akhirnya ikut jalur sesat juga ya, mas bro.

    Sekarang sudah gak perlu flushing (diisi oli diesel, dinyalakan mesin sbntar, trus ditap untk dibuang. Baru diisi lg dg oli diesel lagi), mas bro. Cuman mesti ganti oli filter sblm pake oi diesel.

    Utk lbh jelasnya join grup FB, Long Drain Interval Community Indonesia (LDICI) aja, bro.
    Ato ikuti forum di kaskus ttng penggunaan oli mobil (pcmo / hdeo) utk motor.

    Suka

    1. iya, filter olinya harus baru juga waktu pengisian hdeo untuk pertama kali, lalu cek olinya tiap kelipatan 500 km, kalo udah ngerasa ngga enak ganti, kalo masih enak lanjut di km 1000 (untuk pemakai awal)

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s