Mencoba Memandang Dengan Positif, Sebagai Pengguna Knalpot Racing

Sugeng dulur…

Gua sebagai muffler lover, bukan hanya lover semata, gua juga pengguna setia knalpot racing alias suka banget kalau motor yang gua tunggangi bersuara berisik worr worr blarr blarr. Dan artikel ini gua angkat hanya untuk mencurahkan isi pikiran gua selama ini tentang bagaimana sih perasaan seorang pengguna knalpot berisik.
Sorry gans, aku wong suroboyo, tapi sekali-kali aku pingin ngomong ‘gua’, gpp yo gans yo? Hehehe…

image

Jika banyak beredar berita bahwa razia knalpot racing sedang galak-galaknya, sedikit banyak pasti membuat aku gentar. Bukan soal tilang yang aku takuti, tapi soal kalau misal knalpot dipotong di tempat, behhh bisa pusing gua punya kepala, tapi amit-amit juga sih kalau kena tilang.

image

Jika polisi merazia knalpot racing tapi ada pihak dari polisi sendiri yang menggunakan knalpot racing, nah ini yang jadi problematika selama ini.
Maka begini akan aku jabarkan sebagaimana pemikiran para pengguna knalpot racing..

Awal kisah, 2 motorku semua menggunakan knalpot berisik, tapi tidak tanggung-tanggung aku sayang motor, aku belikan knalpot yang berbahan stainless steel agar terlihat mewah dan seakan knalpot mahal, padahal nggak juga.
Aku juga pernah kena razia besar, tapi Alhamdulillah setelah cek kelengkapan bisa lolos ga kena tilang. Maafkan aku Ya Allah, bukannya aku sombong dan takabur, aku hanya membagi kisah agar bisa dipahami banyak orang.
Padahal kalau ditelisik lebih jauh, semua motorku kalau siang hari lampu depannya ga aku nyalakan, apalagi itu si byson warnanya sekarang biru ga sesuai sama warna yang tertulis di srnk yaitu putih, juga spion yang ga jelas fungsinya.
image

Nah aku menyimpulkan kenapa aku lolos razia, maaf nih bukannya sombong atau bagaimana, tapi pendapat ini pure dari dalam pikiranku.

Berikut analisanya:
1. Mungkin gaji polisi di surabaya sudah mencukupi, jadi ga cari-cari kesalahan.
2. Penampilan motor yang indah, bersih dan tampak kinclong selalu, mungkin disitu polisi juga respect kepada pengguna yang sayang motor.
3. Knalpot racing yang terlihat mahal dan mewah. Polisi tidak mengharamkan modifikasi, tidak sedikit dari mereka yang gemar mendandani tunggangannya, apalagi para polisi muda. Kenapa aku bisa bilang seperti itu, karena knalpot racing yang aku sematkan ke motorku bukan knalpot sembarangan, melainkan knalpot berbahan stainless steel murni yang ga bakal bisa ditempeli magnet mewah geto loch!!, bukan knalpot obrokan dari bahan seng kaleng kerupuk yang mudah keropos dan berkarat.
image

Nah makanya bener emang kata pepatah dari negeri uncle sam, perlakukan orang sebagaimana kau ingin diperlakukan. Dan juga pepatah dari jaman majapahit, ajining raga saka busana. Kesimpulannya, perbaiki dan indahkanlah dirimu sendiri dulu, niscaya otomatis dunia akan mengindahkanmu..

Jadi bagi pemakai knalpot racing berbahan seng kaleng kerupuk (biasanya sih para alay ababil dan arek sekolah), jangan marah kalau ditilang atau dihukum dengan cara lain. Belilah knalpot yang keren dan tampak mewah, harganya ga mahal kok.
Karena racing ga sekedar racing boss!! Berisik ga sekedar berisik boss!! Ada etika dan estetikanya.

So, aku pro knalpot racing, aku juga pro razia knalpot elek. Knalpot apik, jangan.

Semoga dipahami dengan pikiran jernih dan dewasa. Karena dewasa belum tentu jernih.
Haters gonna be hate, and i keep shake.

Gud Lhaq…

CSDTK

image

Posted from WordPress for Asus Zenfone 2 Laser 4G/LTE

Iklan

16 tanggapan untuk “Mencoba Memandang Dengan Positif, Sebagai Pengguna Knalpot Racing”

  1. kalau sampai ketilang, pasang aja flamethrower di knalpot standar..
    yang penting standar… mau semburin api 2 meter juga nggak apa wong bentuknya standar pabrik

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s