Iseng Berhadiah, Ban Tubetype Dijadikan Tubeless, Eh Lha Kok SUKSES!!!

Sugeng dulur…

Mencoba eksperimen kecil-kecilan, yaahh namanya juga eksperimen tentu akan banyak kemungkinan yang dihasilkan, berhasil ya syukur, kalau nggak ya coba lagi lain hari. Sudah kodrat manusia apalagi manusia itu gua The John Hendy of Planet Mars, ga bisa kalau berdiam diri dan tidak do something more different, yang bisa menjadi tambahan ilmu kalau sukses, dan jadi pengalaman juga pembelajaran kalau gagal.

image

Iseng-iseng berhadiah yang aku perbuat kali ini adalah menjadikan ban dengan merk FDR bertipe Spartax dan berjenis tubetype yang sudah nemplok dari awal di SoulGT sejak pembelian tahun 2014 silam, dijadikan tubeless hanya bermodalkan pentil tubeless tentunya. Cara ini aku lakukan karena trauma mengalami berkali-kali kebocoran ban dalam waktu yang relatif pendek.
Memang sih banyak referensi mengatakan bahwa ban tubetype-pun bisa digunakan meskipun tanpa ban dalam. Tapi selama ini aku sama sekali tidak ada kepikiran untuk menerapkannya, eh entah ada angin apa yang masuk ke telinga sampai ke otak, lalu terbesitlah untuk bereksperimen sendiri, moro-moro ujug-ujug tanpa ada persiapan mendalam main hajar eksekusi aja. Hihi…

image

Langkah awal tentu melepas ban luar untuk bisa mengambil ban dalam. Setelah terlepas langsung aja tancapkan pentil tubeless, dan dirasa yakin bahwa tidak ada angin lewat dari lubang pentil di velg, maka aman untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya..

image

Tuh kan bisa dilihat sendiri bahwa ban masih tetap ban lawas yang tubetype namun sudah dipasangkan dengan pentil tubeless. Dan ternyata sukses besar gitu loh!!! Oh my God, i love just the way i am. Thank God for this life, my life so emejing and inkredibel..

image

Dan itu penampakan setelah terpasang dan siap jalan. Hanya bermodal 7 ribu rupiah saja untuk membeli pentil tubeless, maka jadilah.. Damn!! I am good..

Tapiii ada syarat yang harus dipenuhi, antara lain: berhubung ini bukan velg yang suitable for tubeless tyre yang memiliki pengunci bibir ban di dalam velg, maka harus yakin dulu bahwa velg like a new alias bunder serrr, meskipun velg dari motor yang sudah berumur asalkan tanpa benjolan peyang meski sekecil apapun, velg bisa digunakan.
Gunakan ban tubetype baru, apabila menggunakan ban lama seperti yang aku gunakan, maka harus diyakini dulu bahwa belum pernah sama sekali mengalami kebocoran.
Miliki skill yang ahli, minimal berpengalaman 10 tahun di bidangnya. Kalau tidak punya skill dan knowledge, niscaya pasti akan gagal bila melakukan sendiri di rumah. Sebab harus ahli beneran untuk bisa membuat bibir ban menempel ke bibir velg, apabila bibir saling menempel baru deh kedua bibir bisa saling berpagutan erat.
Aku mengaplikasikan lem hill pada sekujur bibir ban dan velg secara melingkar penuh, demi kenyamanan untuk meminimalisir angin ngowos dari pinggiran velg.

Impresi saat berkendara:
Sama aja sih kayak sebelumnya dengan ban dalam. Belum diketahui kekuatannya apakah sama dengan ban tubeless asli, yang bilamana tertancap benda tajam, angin tidak langsung keluar selama benda tajam itu masih tertancap. Biarkan waktu yang berbicara lah, tapi amit-amit deh gua ga berharap tertancap.

So, do what you wanna do. Do everything with your own risk. Ibaratnya kalau anda jadi pinter, ya kepinteran itu jadi milik anda. Kalau anda gagal dan rugi, seenggaknya anda ga merugikan orang lain. Bener toh? Simple toh?
Itu!!!!

Gud Lhaq…

CSDTK

image

Menatap masa depanl

Posted from WordPress for Asus Zenfone 2 Laser 4G/LTE

Penulis: John_Hendy

John Hendy of Mars

12 tanggapan untuk “Iseng Berhadiah, Ban Tubetype Dijadikan Tubeless, Eh Lha Kok SUKSES!!!”

      1. Tp kyknya ban tube type th lebih lembut jd ya mngkin aja lngsung cesss abis . Prnh liat juga angkot pk ban stndar yng kyk ban truk tp ukuran kcl dia jadiin tubeless tp bisa.. wkwkk kreatf

        Suka

          1. Ngga mumet om kn pk ban dalem juga bocor juga.. wkwkwk tp klo ane sh mndingan pk ban dalem.. pk tubeless mahal2 kna paku sekali jd cacat bocor mulu.. ujung2ya cpe isi angin mulu

            Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s