Komparasi Klakson Disc Standart Mobil, Denso di SoulGT & Hella di Byson

image

Sugeng dulur…

Dari 2005 naik motor berknalpot berisik alias bronk, sampai sekarang pun masih tetap dan akan terus berlanjut entah sampai kapan mungkin saat telinga sudah mulai risih dan tak tahan lagi namun meski knalpot berisik yang dibleyer kadang kala kurang membuat pengendara di depan minggir atau menghindar. Nah baru di pertengahan tahun 2015 lalu mulai mencoba memasang klakson stereo biar lebih gahar sosok motor yang aku kendarai.

Klakson yang aku pilih gak neko-neko, main standart aja, tapi standart mobil bukan standart truk apalagi standart kapal. Heheee…

image

Tumbas deh denso powertone stereo, beresonansi 111db dan berfrekuensi 350hz & 420hz untuk dipasang di Luna si SoulGT 2014.

image

Karena niatnya memang untuk mengkomparasi dan mencari mana yang lebih oke, maka tumbas lah yang beda merk yaitu hella powertone stereo, berspesifikasi sama persis seperti denso dipasang di Nheyla si Byson 2011.

Cara pasangnya gampang sangat, berhubung semua motor yamaha rata-rata kelistrikannya berpengendali negatif, maka arus negatif klakson yang yang diputus-sambung sedangkan arus positif selalu standby. Berbeda dengan honda yang berpengendali positif.

Copot colokan asli klakson awal dan pasangkan sekun kabel warna coklat ke pin 86 relay dan sekun kabel warna merah muda ke pin 85 relay, sebenarnya bisa balik-bolak sih..
Pin 30 langsung tancapkan ke aki setelah melalui sekring atau kalau kejauhan bisa disambung ke input kontak yang kabelnya senantiasa teraliri arus positif.
Pin 87 sambungkan ke klakson kan ada 2 kaki tuh terserah mau kaki yang mana, lalu 1 kaki langsung aja tempelin ke ground/massa/body.

Niscaya bunyi klakson yang berbeda frekuensi tersebut akan terdengar stereo karena memiliki nada rendah dan nada tinggi, briiing briiing, juga ditunjang dengan relay yang fungsinya memperpendek arus dari aki langsung ke beban tanpa muter-muter ke kabel body dahulu.

Bismillah pengendara lelet dan ndelewer yang ada di depan akan langsung minggir.

Hasil dari 2 klakson beda merk ini adalah:
Meskipun hella barang import buatan china lebih mahal 20ribu (lisensi jerman) sedangkan denso barang lokal buatan negeri kita tercinta (lisensi jepang), kekuatan atau kerasnya suara sama saja alias podo wae tapi malah terdengar lebih padat denso dan hella suaranya agak ambyar.

Jika ditanyakan bagaimana suaranya, gini aja, “dulur sekalian pernah diklakson telak mobil minivan atau sedan middle-class ga?? Bagaimana kagetnya? Nah itulah klakson yang sedang aku bahas ini.”

Kalau diibaratkan dengan kata, maka bunyinya akan seperti ini:
Denso bunyinya “dhiiin dhiiin”
Hella bunyinya “thiiin thiiin”
Tapi untuk kekuatan dan volume = SAMA!!!
Gituuu….

Kesimpulan, kalau misal next time aku mau beli lagi entah untuk ditanamkan di motor baruku di kemudian hari, pilih denso sajalah, suara sama kenapa harus pilih yang lebih mahal.

image

image

Posted from WordPress for Asus Zenfone 2 Laser 4G/LTE

Penulis: John_Hendy

John Hendy of Mars

27 tanggapan untuk “Komparasi Klakson Disc Standart Mobil, Denso di SoulGT & Hella di Byson”

  1. Kudune dipasang ndek xabre loh

    Sent from OPPO smartphone English-Indonesian Translator 082143168889 for quoting On Feb 12, 2016 8:48 PM, “John Hendy of Mars” wrote:

    > John_Hendy posted: ” Sugeng dulur… Dari 2005 naik motor berknalpot > berisik alias bronk, sampai sekarang pun masih tetap dan akan terus > berlanjut entah sampai kapan mungkin saat telinga sudah mulai risih dan tak > tahan lagi namun meski knalpot berisik yang dibleyer kadan” >

    Suka

  2. mau tanya apakah untuk pemasangan diluar body (hella) bisa tahan hujan? punya ane gak bisa muat dua2nya jadi harus salah satu dipasang diluar bareng dudukan plat, rencana mau ane buatin semacam pelindung tapi gatau pake apa. thanks 🙂

    Suka

    1. Sudah didesain tahan water spray (klw orang indonesia terkenal dgn istilah STEAM). Jdi mngkin selama memang tidak direndam dalam kubangan air, masih OKE…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s