Sexy Lady, Widya Lokka Galeri (Forum Otomotif Soloraya) Park Mall Solo

Empat tahunan berkecimpung di dunia foto model profesional, namun tak membuat Widya Lokka tergiur untuk menjadi model sesi foto khusus, alias seksi atau bahkan nude. Meski sebenarnya banyak tawaran yang datang padanya. “Memang nggak mau terima sesi foto yang terlalu seksi, apalagi nude. Rata-rata selama ini ya casual dan bridal. Dan kadang juga tematik, kayak kemarin temanya bad girl tapi ya gak yang terlalu seksi dan terbuka. Paling hanya sebatas hot pants nggak sampai lingerie atau yang buka-bukaan,” paparnya.

image

Karena itu, lanjutnya, sebelum menerima kontrak atau tawaran untuk menjadi model pemotretan dirinya selalu menanyakan terlebih dahulu konsep pemotretannya seperti apa. Khususnya yang memakai kostum. Biasanya ia selalu bertanya atau melihat bentuk kostum yang akan ia kenakan. Jika memang dirasa terlalu terbuka gadis yang menekuni dunia modelling sejak kecil ini mengaku tak segan untuk menolaknya. “Juga untuk urusan fotografer. Biasanya saya milih fotografer yang sudah kenal atau misal belum kenal dan tahu orangnya suka minta referensi ke fotografer kenalan. Ini orangnya seperti apa. Kalau misal memang orangnya gak jelas biasanya saya tolak,” imbuhnya. Sikap kehati-hatian tersebut menurut mahasiswi semester 5 itu sebagai salah satu strateginya untuk menjaga diri. Pasalnya tak jarang ada fotografer yang sekedar iseng atau menjadikan sesi pemotretan sebagai modus belaka untuk menggoda model. Apalagi saat ini makin banyak pehobi foto pemula.

Di sisi lain, hal tersebut juga untuk menjawab kepercayaan yang diberikan kedua orang tuanya yang sudah mengizinkannya untuk menggeluti hobinya tersebut. “Sudah sewajarnya kalau kepercayaan itu saya jaga. Orang tua dua-duanya mendukung saya jadi model dengan catatan tidak boleh melanggar batas dan harus tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak,” urai anak tunggal tersebut. Disinggung soal honor, putri pasangan Tomy Baryanto dan Renung Elok Widyastuti tersebut mengaku biasanya berada di kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Tergantung tempat, tema atau konsep pemotretan. “Misalnya lokasi di luar kota, pastinya beda dengan lokasi di dalam kota. Kemudian juga apakah wardrobe bawa sendiri atau dari sana. Hal itu yang membedakan honor yang saya patok,” ujarnya. Terkait makin banyaknya pehobi foto maupun fotografer baru yang muncul beberapa tahun belakangan ini di Kota Solo dan sekitarnya, Widya tak menampik jika hal tersebut makin membuatnya mendapatkan banyak order. Hanya saja, seiring dengan makin banyaknya fotografer baru, ia pun harus lebih selektif sebelum menerima tawaran pemotretan.

Selain itu, tak hanya fotografer, diakui Widya saat ini jumlah model juga semakin banyak seiring dengan pertambahan pehobi foto. Karena itu, ia pun harus pintar-pintar menjaga aset yang dimilikinya, yakni wajah dan tubuh dengan perawatan. Termasuk menyisihkan anggaran khusus untuk itu. “Sebenarnya tidak ada perawatan khusus, paling hanya facial di klinik kecantikan. Karena saya memang tidak terlalu suka harus diam lama di salon mengantri untuk perawatan. Jadi biasanya hanya facial satu bulan sekali. Kalau untuk spa atau treatment yang lain nggak,” ungkapnya. Bagi mahasiswi akuntansi di salah satu perguruan swasta di Solo tersebut perawatan wajah dan tubuh tak semata-mata mencerminkan keprofesionalan seorang model. Karena yang paling penting dalam bidang ini adalah menjaga sikap dan perilaku. Sehingga, fotografer atau orang lain tetap menghargainya sebagai model. “Kalau misal sikap kita genit atau apa, pasti orang mikirnya wah ini bisa digoda atau pikiran negatif lainnya. Karena itu saya selalu berusaha menjaga sikap, jangan sampai memberikan celah kepada orang untuk berpikiran negatif. Dan selama ini belum pernah ada yang iseng sama saya. Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan saya juga selalu belajar dengan mencari referensi di majalah atau di internet. Sehingga saya bisa memberikan foto yang terbaik dan sesuai keinginan fotografer,” tuturnya. Bicara soal masa depan, gadis berusia 20 tahun ini mengaku masih ingin tetap menggeluti dunia modelling hingga tua kelak. Kalau toh memutuskan pensiun, ia ingin membuka sekolah model, sehingga bisa membagi pengalamannya selama ini. “Karena saya memang suka dan hobi modelling. Selain itu, saya sudah terjun di dunia modelling sejak kecil. Sehingga bisa dibilang sudah mendarah daging,” pungkasnya.

—————————-

image

image

image

image

image

image

image

image

image
image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image
image

image

image

——————————–

Model: Widya Utami, nama bekennya Widya Lokka. Jangan ragu klik aja dan jangan lupa follow yaa..
Lahir di bekasi 20 mei 1995.
Hobinya berenang dan modelling, hobi yg dibayar.

Taken by bro kenzo from solo, Forum Otomotif Soloraya at the park mall solo, 15 november 2015.

CSDTK

Gud Lhaq

Posted from WordPress for Windows Phone

Penulis: John_Hendy

John Hendy of Mars

5 tanggapan untuk “Sexy Lady, Widya Lokka Galeri (Forum Otomotif Soloraya) Park Mall Solo”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s